GEMURUH DRUM BAND Syaikh Daud Al Masrur Menggetarkan Pawai HUT ke-81 RI di Kecamatan Pelepat Ilir!
PELEPAT ILIR — Semangat kemerdekaan membara di Kecamatan Pelepat Ilir dalam gelaran Pawai Karnaval Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung meriah di kawasan SPA Kuamang Kuning. Sejak pagi hari, ribuan warga telah memadati pinggir jalan untuk menyaksikan kemeriahan pawai yang menjadi salah satu pusat perayaan kemerdekaan di wilayah tersebut.
Cuaca cerah turut mengiringi jalannya kegiatan. Sorak-sorai dan tepuk tangan penonton terdengar sepanjang rute pawai, menyambut setiap peserta yang tampil dengan beragam kreasi dan penampilan menarik. Pawai tingkat Kecamatan Pelepat Ilir ini diikuti oleh anak-anak sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA, instansi pemerintah, serta masyarakat umum.
Berbagai kostum unik turut mewarnai suasana, mulai dari pakaian adat Nusantara, busana pejuang kemerdekaan, hingga kostum kreatif berbahan daur ulang. Selain itu, penampilan Marching Band, mobil hias bertema kepahlawanan, serta pertunjukan seni teaterikal singkat di depan panggung kehormatan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir.
Namun, salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian datang dari Pondok Pesantren Syaikh Daud Al Masrur. Pondok Pesantren tersebut menampilkan atraksi Drum Band yang sukses memukau ribuan pasang mata. Dentuman perkusi yang kompak, alunan musik yang harmonis, serta formasi barisan yang tertata rapi membuat penampilan mereka mendapat banyak pujian dari para penonton.
Tak sedikit warga yang menilai Drum Band Ponpes Syaikh Daud Al Masrur sebagai salah satu peserta paling menonjol dalam pawai tahun ini. Selain dinilai memiliki bunyi musik yang paling bagus, para personelnya juga tampil dengan disiplin tinggi dan tetap teratur sepanjang pawai berlangsung.
“Penampilannya sangat rapi dan kompak. Musiknya juga enak didengar. Dari awal sampai akhir tetap disiplin,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan pawai dari pinggir jalan.
Dalam sambutannya, pejabat setempat mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana memperkuat persatuan dan semangat gotong royong. Menurutnya, mengenang jasa para pahlawan tidak hanya dilakukan melalui seremoni, tetapi juga dengan melanjutkan perjuangan melalui karya dan kontribusi nyata bagi bangsa.
Pawai Karnaval HUT ke-81 RI di Kecamatan Pelepat Ilir pun menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan terus hidup di tengah masyarakat. Melalui kebersamaan, kreativitas, dan penampilan penuh semangat dari seluruh peserta, perayaan ini menghadirkan pesan kuat bahwa Indonesia akan terus maju apabila persatuan dan gotong royong tetap dijaga.
Kembali ke Daftar Berita
Cuaca cerah turut mengiringi jalannya kegiatan. Sorak-sorai dan tepuk tangan penonton terdengar sepanjang rute pawai, menyambut setiap peserta yang tampil dengan beragam kreasi dan penampilan menarik. Pawai tingkat Kecamatan Pelepat Ilir ini diikuti oleh anak-anak sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA, instansi pemerintah, serta masyarakat umum.
Berbagai kostum unik turut mewarnai suasana, mulai dari pakaian adat Nusantara, busana pejuang kemerdekaan, hingga kostum kreatif berbahan daur ulang. Selain itu, penampilan Marching Band, mobil hias bertema kepahlawanan, serta pertunjukan seni teaterikal singkat di depan panggung kehormatan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir.
Namun, salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian datang dari Pondok Pesantren Syaikh Daud Al Masrur. Pondok Pesantren tersebut menampilkan atraksi Drum Band yang sukses memukau ribuan pasang mata. Dentuman perkusi yang kompak, alunan musik yang harmonis, serta formasi barisan yang tertata rapi membuat penampilan mereka mendapat banyak pujian dari para penonton.
Tak sedikit warga yang menilai Drum Band Ponpes Syaikh Daud Al Masrur sebagai salah satu peserta paling menonjol dalam pawai tahun ini. Selain dinilai memiliki bunyi musik yang paling bagus, para personelnya juga tampil dengan disiplin tinggi dan tetap teratur sepanjang pawai berlangsung.
“Penampilannya sangat rapi dan kompak. Musiknya juga enak didengar. Dari awal sampai akhir tetap disiplin,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan pawai dari pinggir jalan.
Dalam sambutannya, pejabat setempat mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana memperkuat persatuan dan semangat gotong royong. Menurutnya, mengenang jasa para pahlawan tidak hanya dilakukan melalui seremoni, tetapi juga dengan melanjutkan perjuangan melalui karya dan kontribusi nyata bagi bangsa.
Pawai Karnaval HUT ke-81 RI di Kecamatan Pelepat Ilir pun menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan terus hidup di tengah masyarakat. Melalui kebersamaan, kreativitas, dan penampilan penuh semangat dari seluruh peserta, perayaan ini menghadirkan pesan kuat bahwa Indonesia akan terus maju apabila persatuan dan gotong royong tetap dijaga.