Banggakan Daerah, Santri Ponpes Syaikh Daud Al Masrur Tembus Jambore Nasional 2026 di Cibubur
Bungo — Suasana Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, tampak bergemuruh oleh hadirnya puluhan ribu anggota Pramuka Penggalang dari seluruh pelosok Indonesia dalam perhelatan akbar Jambore Nasional (Jamnas) 2026. Di antara deretan kontingen yang memadati lapangan perkemahan, sosok santri muda asal Padang Palangeh berhasil mencuri perhatian dan membawa rasa bangga bagi daerah asalnya.
Wifril, seorang santri dari Pondok Pesantren Syaikh Daud Al Masrur Padang Palangeh yang berasal dari Kuamang Kuning, resmi terdaftar sebagai salah satu peserta utusan daerah yang terpilih untuk berlaga dan menimba pengalaman di perkemahan tingkat nasional tersebut.
Perjuangan dan Persiapan Panjang
Keberhasilan Wifril menembus ajang Jamnas 2026 tidak didapatkan secara instan. Sebelum diberangkatkan ke Cibubur, ia harus melewati serangkaian seleksi ketat di tingkat kwartir, mulai dari uji kecakapan umum, ketangkasan kepramukaan, hingga kesiapan fisik dan mental.
Pihak pengasuh dan pembina Pramuka Ponpes Syaikh Daud Al Masrur mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Partisipasi santri dalam kegiatan berskala nasional ini membuktikan bahwa pendidikan pesantren mampu mencetak generasi yang unggul, berkarakter, mandiri, serta berdaya saing di bidang kepramukaan.
"Ini adalah momentum berharga bagi Wifril dan Pondok Pesantren Syaikh Daud Al Masrur. Kehadiran Wifril di Jamnas 2026 menjadi bukti bahwa santri Pondok Pesantren Syaaikh Daud Al Masrur Padang Palangeh siap berkontribusi dan berdiri sejajar dengan generasi muda lainnya dari seluruh Nusantara," ujar pengasuh Ponpes SDM.
Menjunjung Tinggi Nilai Kedisiplinan dan Ukhuwah
Selama berlangsungnya Jambore Nasional 2026 di Cibubur, Wifril bersama ribuan peserta lainnya mengikuti berbagai agenda penjelajahan, kebudayaan, keahlian teknologi, simulasi kebencanaan, hingga pentas seni daerah. Selain membawa bekal keterampilan pramuka, Wifril juga membawa misi memperkenalkan nilai-nilai pesantren dan kearifan lokal daerah asalnya kepada kontingen lain dari Sabang sampai Merauke.
Keikutsertaan Wifril diharapkan menjadi inspirasi dan pemantik semangat bagi santri-santri lainnya di Ponpes Syaikh Daud Al Masrur Padang Palangeh untuk terus mengukir prestasi, baik di bidang keagamaan, akademik, maupun kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan.
Kembali ke Daftar Berita
Wifril, seorang santri dari Pondok Pesantren Syaikh Daud Al Masrur Padang Palangeh yang berasal dari Kuamang Kuning, resmi terdaftar sebagai salah satu peserta utusan daerah yang terpilih untuk berlaga dan menimba pengalaman di perkemahan tingkat nasional tersebut.
Perjuangan dan Persiapan Panjang
Keberhasilan Wifril menembus ajang Jamnas 2026 tidak didapatkan secara instan. Sebelum diberangkatkan ke Cibubur, ia harus melewati serangkaian seleksi ketat di tingkat kwartir, mulai dari uji kecakapan umum, ketangkasan kepramukaan, hingga kesiapan fisik dan mental.
Pihak pengasuh dan pembina Pramuka Ponpes Syaikh Daud Al Masrur mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Partisipasi santri dalam kegiatan berskala nasional ini membuktikan bahwa pendidikan pesantren mampu mencetak generasi yang unggul, berkarakter, mandiri, serta berdaya saing di bidang kepramukaan.
"Ini adalah momentum berharga bagi Wifril dan Pondok Pesantren Syaikh Daud Al Masrur. Kehadiran Wifril di Jamnas 2026 menjadi bukti bahwa santri Pondok Pesantren Syaaikh Daud Al Masrur Padang Palangeh siap berkontribusi dan berdiri sejajar dengan generasi muda lainnya dari seluruh Nusantara," ujar pengasuh Ponpes SDM.
Menjunjung Tinggi Nilai Kedisiplinan dan Ukhuwah
Selama berlangsungnya Jambore Nasional 2026 di Cibubur, Wifril bersama ribuan peserta lainnya mengikuti berbagai agenda penjelajahan, kebudayaan, keahlian teknologi, simulasi kebencanaan, hingga pentas seni daerah. Selain membawa bekal keterampilan pramuka, Wifril juga membawa misi memperkenalkan nilai-nilai pesantren dan kearifan lokal daerah asalnya kepada kontingen lain dari Sabang sampai Merauke.
Keikutsertaan Wifril diharapkan menjadi inspirasi dan pemantik semangat bagi santri-santri lainnya di Ponpes Syaikh Daud Al Masrur Padang Palangeh untuk terus mengukir prestasi, baik di bidang keagamaan, akademik, maupun kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan.